Tingkatkan Produktivitasmu Dengan Menggunakan Progress Board

Setiap individu, baik yang berprofesi sebagai pekerja atau pengusaha tentu menginginkan kesuksesan dlm dirinya. bagi mencapai kesuksesan ini diperlukan usaha keras serta melindungi ritme aktivitas agar tetaplah produktif.

Tingkatkan Produktivitasmu Dengan Menggunakan Progress Board

Tingkatkan Produktivitasmu Dengan Menggunakan Progress Board

Fakta yang jalan, produktivitas seseorang gak dapat jalan dengan max. kususnya di era digital sekarang ini yang memanjakan pemakai internet dengan berbagi fasilitas seperti chatting, update info atau status di medsos, bahkan juga juga game daring, menjadikan produktivitas seseorang menurun.

dapat tetapi, bagaimanapun kita mesti boleh meninggalkan aktivitas yang gak berhubungan dengan aktivitas dan berupaya bagi melindungi produktivitas agar pekerjaan yang dilakukan dapat jalan seperti yang direncanakan. diantara satu cara agar produktivitas tetaplah terjaga dan kita dapat memantau progress aktivitas ialah dengan menggunakan Progress Board. inspirasi penggunaan progress board ini berasal dari beberapa metode yang umum digunakan bagi mengukur produktivitas seperti kanban.

Tingkatkan Produktivitasmu Dengan Menggunakan Progress Board

sekejap berkaitan penggunaan papan kanban, papan ini terbagi dalam beberapa catatan yang menunjukkan point aktivitas. Menggunakannya dengan memindahkan point aktivitas ke dlm beberapa kolom yang tidak serupa di mana masing-masing mempunyai status “dapat dikerjakan”, “tengah dikerjakan”, dan “beres dikerjakan.” Adapun ilustrasi papan kanban sebagai setelah itu:

Sebagian orang menganggap kelemahan papan kanban terlalu kompleks hingga gak praktis. sedagkan progress board mengadopsi beberapa wujud dari papan kanban di atas dengan memberi tambahan aspek keutamaan pekerjaan hingga dapat digunakan dengan praktis dan efektif.

membuat Progress Board

Tingkatkan Produktivitasmu Dengan Menggunakan Progress Board

Cara membuat progress board dapat dilakukan dengan membuat tiga kolom yang masing-masing difungsikan bagi:

Kolom 1 : Aktivitas dan status.
Kolom ini berisi daftar aktivitas atau aktivitas beserta statusnya (belum juga dikerjakan, tengah dikerjakan, atau beres). Tuliskan setiap pekerjaan itu dlm warna yang tidak serupa (atau menggunakan kertas post-it dengan warna yang berlainan).

Kolom 2: keutamaan dan sasaran
Pada kolom ini Kamu mesti menentukan keutamaan pekerjaan, mana yang sangatlah butuh dan mana yang boleh ditunda penyelesaiannya, meskipun dapat diselesaikan pada hari yang sama. bagi jadi tiga bagian bagi menentukan skala keutamaan. Letakkan aktivitas yang sangatlah butuh di bagian teratas, lalu bagi bagian yang boleh ditunda diletakkan di bagian paling bawah. Cantumkan juga apa yang jadi sasaran atau target dari setiap aktivitas itu agar Kamu sering termotivasi.

Kolom 3: Pekerjaan besar dan detil pekerjaan pribadi
Kolom ketiga ini memberi tempat bagi Kamu bagi mencatat pekerjaan besar yang butuh bagi diselesaikan, serta pekerjaan pribadi yang gak boleh ditunda. Meletakkan pekerjaan pribadi pada kolom ini dapat memotivasi Kamu dlm melakukan tugas-tugas lainnya, di mana seusai tugas pokok terselesaikan, jadi Kamu dapat menggunakan waktu bagi laksanakan pekerjaan pribadi Kamu. Misalnya, seusai menyelesaikan suatu project besar, Kamu dapat menjalani lomba lari , jadi Kamu dapat mencantumkan rencana latihan pada kolom itu.

Kamu dapat membuat progress board dengan kertas, styrofoam, atau papan. Tuliskan daftar pekerjaan dengan kertas yang mudah ditempel dan dilepas. sedagkan layout yang disarankan ialah meletakkan point aktivitas yang paling butuh di bagian kiri atas. lalu di bagian tengah – kanan bagi tugas berikutnya, beserta sasarannya.

dlm menggunakan progress board ini, Kamu tentunya membutuhkan waktu agar umum menggunakannya. Pada prinsipnya progress board ini merupakan media yang dapat Kamu gunakan bagi mendongkrak produktivitas Kamu, yang mau gak mau dapat memaksa Kamu bagi mereview gambaran besar aktivitas yang Kamu kerjakan, serta laksanakan pelajari untuk apa yang udah dikerjakan. yang terpenting ialah kemauan Kamu bagi tetaplah terus menerus dlm mematuhi sistem produktivitas seperti yang Kamu tentukan sendiri.

Leave a Reply